FF: Berjalan

Saat itu malam. Atau hanya perasaanku.

Aku berjalan di sebuah jalan gelap. Terus memandang ke depan. Terus berjalan. Tidak tampak sesuatu di depan. Di mana depan di mana belakang kalau itu gelap?

Tapi aku hanya terus memandang ke bagian yang kuanggap depan.

Semakin ke depan aku merasa kalau ini akan menjadi semakin gelap. Semakin gelap dan semakin berkurang udara untukku bernapas.

Lalu aku menengok ke belakang. Melihat apa yang aku tinggalkan. Hanya gelap. Aku kembali ke belakang. Terus ke belakang. Perlahan udara memenuhi rongga dadaku. Aku terus berjalan.

Saat itu malam. Atau hanya perasaanku.


Remeh temeh di saat rindu.

 

Iklan

Kriteria (Cerpen)

Aku duduk sendirian menunggu seorang wanita. Kata temanku, wanita itu baik, pintar, juga peduli. Aku percaya ucapannya lantaran selama berteman ia jarang berbohong. Ketika kutanya cantik atau tidak rupa wanita itu, temanku menolak memberi pendapat. Bagiku penilaian ini amat penting. Sebelumnya aku sering memacari wanita-wanita yang lumayan cantik. Hanya saja aku tidak bertemu mereka dari kencan buta norak seperti yang tengah kulakukan ini. Kebanyakan mereka adalah teman semasa kuliah atau teman kerja. Sayangnya, sekarang aku telah melabeli mereka sebagai mantan. Aku harap wanita yang akan kutemui nanti punya paras yang tidak lebih buruk dari pacar terakhirku, minimal setara. Sebagai sedikit penekanan, saat ini aku sedang berjuang membuktikan pada teman-temanku bahwa ada wanita cantik yang akan menerima lamaran menikah dariku meski aku memiliki kebiasaan buruk. Baca lebih lanjut

Review Novel The Death Cure (#3 of Maze Runner Trilogy)

Hai, November. Bulan ketika hujan dirindukan. Terutama akhir-akhir ini.

The Death Cure, novel yang ditulis oleh James Dashner ini merupakan bacaan ke 14 saya di tahun 2015. Setelah film kedua serial Maze Runner muncul bulan Oktober kemarin (The Scorch Trials), saya langsung kepengin baca buku ketiga dari trilogi ini.

Baca review saya: Review The Scorch Trials (Book 2 of The Maze Runner)

Sebagai novel pamungkas dari trilogi The Maze Runner, James Dashner seolah mati-matian mengerahkan keahliannya membingkai cerita dengan rasa full adventure di novel ini. Saya pernah menyebut kalau The Maze Runner Series merupakan novel pentalogi, ternyata keliru. Yang benar trilogi. Dua novel yang keluar setelah buku ketiga (The Death Cure) merupakan prekuel dari The Maze Runner Series. Baca lebih lanjut