Gejala Silinder alias Astigmatism

Kali ini postingan saya kurang dari 700 kata bahkan kurang dari 500. (Yoi, 700 adalah standar yang saya tetapkan sendiri tiap kali post. Engga nanya ya? Oke gak pa-pa). Agak berbau curhat tapi saya pengennya ini terlihat seperti sebuah laporan.

Jumat sebelum jumat kemarin saya mendatangi dokter mata untuk memeriksakan gangguan mata kiri saya. Sebenarnya gangguan itu muncul 2 minggu sebelum saya akhirnya memutuskan untuk menganggapnya sebagai hal yang tidak biasa dan tidak bisa sirna hanya dengan tetes insto saja.

Baca lebih lanjut

Menuju Seperempat Abad

Ketika menginjak 15 tahun, saya membayangkan betapa menyenangkannya jika kelak sudah berusia 17. Usia yang dipuja-puja banyak orang, yang entah kenapa sepakat untuk disebut sweet seventeen.

Waktu berjalan dan saya sampai dalam lingkaran sweet itu. Saya hanya menikmatinya selama setahun saja, sama seperti usia lain yang tidak spesial. Lalu saya seakan menyadari suatu hal, bahwa spesial atau tidaknya usia bergantung pada bagaimana orang itu menyibukkan waktu. Baca lebih lanjut

Tips Tes PAPs UGM Tembus 650

Saya bukan expert tes potensial akademik (TPA) juga bukan orang jenius. Tapi saya yakin jika kita persistent/gigih dalam berlatih, hasil yang kita peroleh tidak akan mengkhianati usaha.

Bicara tentang persyaratan mendaftar studi S2, setiap universitas memiliki persyaratan masing-masing. Salah satu syarat mutlak yang hampir ada di setiap universitas adalah ‘telah mengikuti TPA dengan skor tertentu’.

Baca lebih lanjut

Pengalaman Mengejar Skor TOEFL ITP

Selamat bulan Mei, bloggers!

Lama tidak update, kalau dihitung-hitung sih … mmm, gak usah dihitung, bikin sakit hati (haha, gak mau dibilang inkonsisten).

Selama beberapa bulan kemarin saya mempersiapkan diri untuk mengikuti tes TOEFL ITP untuk bulan Maret. Banyak hal yang perlu dikorbankan untuk meraih skor di atas 500. Tapi bagi saya, dari semua hal yang ada, yang terasa sangat berharga untuk dikorbankan adalah waktu. Saya kehilangan waktu untuk mengerjakan hal lain. But, it’s worth it, karena TOEFL ITP ini adalah salah satu bagian dari mimpi saya.

Baca lebih lanjut

Apa Itu LD50? #Toksikologi

Google.

Sumber: Google.

Preface:

Sebenarnya postingan ini pernah saya publish di blog saya yang nebeng sama blog uns dalam rangka lomba blog pada bulan Februari 2016 kemarin. Waktu itu kasus tewasnya Wayan Mirna sedang ribut-ributnya, sehingga saya tertarik membahas hal tentang racun. Besok (5 Oktober 2016) adalah sidang yang ke 27 kalo gak salah. Maka saya pikir tidak ada salahnya saya posting ulang tulisan tentang toksikologi ini. Yah, meskipun di penghujung sidang ini masih terdapat perdebatan apakah Mirna terbunuh karena racun atau tidak, hanya Tuhan yang tahu. Saya masih menunggu keputusan hakim. Tentu akan menarik mendengar putusan yang disahkan untuk akhir dari rentetan sidang paling populer di sejarah acara sidang live di dalam negeri ini.

LD50 dalam Toksikologi.

Saya memperoleh materi toksikologi ini dari mata kuliah kimia lingkungan yang diampu oleh Prof. Sulistyo Saputro, Ph.D. Toksikologi sendiri dapat diartikan sebagai suatu ilmu tentang zat beracun. Sebagaimana yang telah kita tahu, semua yang berakhiran -logi berarti ilmu, sama seperti biologi, geologi, antropologi, dll.

Baca lebih lanjut

Giveaway: Free Triangulation

like foto ini di link ini: https://www.instagram.com/p/BK4ixxsA_ag

like foto ini di link ini: https://www.instagram.com/p/BK4ixxsA_ag

Ini bukan giveaway barang. Saya selenggarakan dalam rangka uang tahun kakak saya bulan Oktober, cewek, yang ke 25 tahun. Udah, gitu aja,  😉 Tanpa cas-ncis-ncus.

Free #TriangulationArt
Buat kamu atau temenmu yang lahir pas/setelah tanggal 1 Oktober.

Terms:
1. like foto di atas (via instagram), engga harus follow.
2. inbox ke saya lewat ig/wa foto kartu identitas ktp/sim/identitas lain punyamu/punya temenmu (kalo mau ikutin temenmu), gak harus full, yang penting kelihatan nama dan tanggal lahir, boleh sensor nomor identitas dan alamatnya.
3. deadline sebelum tanggal 5 Oktober 2016.

Tidak harus yang tanggal lahir bulan Oktober soalnya akan  saya bandingkan dengan semua kiriman dan dipilih yang paling dekat dengan 1 Oktober. Bagi November, Desember, Januari, dst boleh ikutan lho. Semua data transparan.

Hanya untuk 1 pemenang, kecuali jika sama tanggal lahirnya. Yuk, yang ikutan baru segelintir.

Contoh hasil desainnya: (NB: hasil yang akan saya berikan berupa file).

Naik Level (Graduation)

Setelah 5 tahun terikat dengan Universitas Sebelas Maret, pada hari Sabtu (2 Sept 2016) beberapa waktu yang lalu saya resmi dilepas dengan bekal S.Pd.

Kuliah saya memang terbilang lama. Jika normalnya teman-teman seangkatan saya lulus bulan Desember tahun kemarin (2015), saya justru melenggang (dengan beberapa teman lain yang senasib) 9 bulan kemudian. Selayaknya bayi yang sedang dikandung dan mesti berjuang menuju kelahiran (9 bln), kami termotivasi melihat teman-teman yang telah diwisuda. Tapi perjuangan untuk menyusul tidak mudah. Butuh waktu berbulan-bulan hingga terbuka jalan menuju kelulusan.

Lulus lama tidak patut disesali. Harus tetap disyukuri karena bisa lulus. Beberapa orang bahkan harus mengalami masa-masa sulit untuk mengundurkan diri atau berpindah kampus gara-gara masa studinya hampir expired.

img-20160904-wa0041

Bersyukur kepada Allah. 🙂

Baca lebih lanjut

Berlatih Jalan (Kembali)

Setelah operasi itu, selayaknya operasi yang lain, tubuh seseorang tentu memerlukan waktu untuk menyesuaikan agar kembali pada keadaan semula.

Drain belum boleh dilepas hingga hari ke lima, sementara untuk melangkah mesti dibantu dengan kruk. Dengan tangan kiri memegangi drain dan ketiak kanan menjepit kruk, saya mulai belajar perlahan untuk melangkah lagi.

Rasa nyeri sudah pasti belum bisa hilang dalam waktu cepat. Apalagi ketika digunakan untuk berjalan. Sebenarnya, seseorang yang baru lepas pen tidak perlu khawatir lagi dengan keadaan tulangnya karena tulang tersebut pasti sudah kuat. Mencoba beraktivitas normal diperbolehkan, asal kamu masih bisa mentolerir rasa nyerinya. Berikan batasan-batasan tersendiri untuk gerakan tertentu sehingga meskipun tidak akan menimbulkan masalah, setidaknya kamu tidak merasakan sakit atau nyeri. Baca lebih lanjut

Mensyukuri

Dulu ketika saya baru saja mengalami musibah kecelakaan itu dan merasa menjadi orang yang amat menderita, saya bertanya-tanya: Mengapa saya harus mengalami ini? Mengapa saya yang harus menanggung ini? Apa perbuatan di masa lalu yang membuat saya harus menerima hukuman seperti ini?

Menunggu, menunggu, lalu menunggu, jawabannya tidak kunjung datang. Hingga suatu hari ketika badan saya mulai tegap, mulai bisa melihat lagi keadaan di sekitar, saya merasa tidak menginginkan jawaban itu lagi. Jika jawaban atas pertanyaan itu memang ada, apakah lantas akan membuat saya puas begitu mengetahuinya? Saya rasa, jika jawaban itu benar-benar ada, saya akan menyesal karena telah mengetahui kebenarannya.

2013 - 20 th

kruk buat jalan, dan diriku.

Baca lebih lanjut

Operasi Lepas Pen Paha di RSUI Kustati Solo

Hari Selasa, 2 Agustus 2016 saya melakukan operasi lepas pen dari paha kiri. Pen itu terpasang cukup lama, kurang lebih 3 tahun semenjak kecelakaan bulan Agustus 2013. Menurut dokter, saya bisa melepasnya setelah 1 atau 2 tahun. Namun, karena boleh lebih dari 2 tahun, saya sengaja memilih waktunya ketika saya benar-benar terbebas dari urusan di kampus. Setelah terdaftar sebagai calon wisudawan bulan September tahun ini, saya memutuskan menunggunya dengan bed rest sejenak.


3 years ago…
Pada suatu malam Agustus 2013 di jalanan di kota Jepara, motor yang saya kendarai bertabrakan dengan motor lain dari arah berlawanan. Kecelakaan itu menyebabkan saya kehilangan kesadaran seketika. Atau jika saya memang tidak kehilangan kesadaran, kecelakaan itu menyebabkan saya kehilangan memori tentang kesadaran tsb. Sebab menurut keterangan warga yang menyaksikan, saya tidak sepenuhnya pingsan karena saat itu saya meronta. Kemudian seseorang mengaku melihat ada sepeda motor lain dari arah belakang saya tak bisa menghindari keberadaan saya di atas aspal sehingga terpaksa melindas kaki kiri saya. Mestinya itu terasa amat sakit tapi Allah sepertinya menghilangkan ingatan saya tentang hal itu. Dan orang yang menyebabkan kaki saya patah, dia melarikan diri.

Baca lebih lanjut