FF: Berjalan

Saat itu malam. Atau hanya perasaanku.

Aku berjalan di sebuah jalan gelap. Terus memandang ke depan. Terus berjalan. Tidak tampak sesuatu di depan. Di mana depan di mana belakang kalau itu gelap?

Tapi aku hanya terus memandang ke bagian yang kuanggap depan.

Semakin ke depan aku merasa kalau ini akan menjadi semakin gelap. Semakin gelap dan semakin berkurang udara untukku bernapas.

Lalu aku menengok ke belakang. Melihat apa yang aku tinggalkan. Hanya gelap. Aku kembali ke belakang. Terus ke belakang. Perlahan udara memenuhi rongga dadaku. Aku terus berjalan.

Saat itu malam. Atau hanya perasaanku.


Remeh temeh di saat rindu.

 

Iklan

10 thoughts on “FF: Berjalan

  1. Gara berkata:

    Diam, kemudian duduk. Capek euy, ngaso dulu boleh kali ya kita :haha. Sambil menunggu ada yang bawa lilin atau nyalain lampu. Bergerak terus di dalam kegelapan itu kadang sia-sia sih kalau menurut saya :haha.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s