Swimming As My Recovery (#13 EF Weekly Challenge)

kolam BS

Swimming Pool at Bengawan Sport – this image was taken from here. Sorry I don’t have mine.

Hello, Club!
Hello, BEC! I am so so so sorry for missing your 2 latest challenges (again). Thanks God you won’t reply my apologize (I do believe it). Cause if you would, I bet you will be mad on me. (I see your angry face now) *PEACE* Haha 😀 . I love you, BEC. I will always love you, 🙂 . Baca lebih lanjut

Iklan

Review Novel ‘Allegiant’ oleh Veronica Roth (#3 Divergent Trilogy)

2015-03-27 05.19.49

Allegiant – Abaikan buku yang lain.

Sudah lama rasanya saya tidak membaca novel lagi, terutama yang terjemahan. Ini buku keenam yang berhasil saya baca tuntas di tahun 2015, dari target-sok-saya di goodreads yakni 50 buku setahun *sigh*. Saya membaca novel ini selama 5 hari. Lumayan cepat jika saya bandingkan dengan kemampuan membaca saya dengan novel lain yang ketebalannya sama.

Kalau enggak salah harga novel ini 54ribu. Seingat saya dibeli dari Gramedia Solo bareng novel BUMI-nya Tere Liye. Dan entah karena apa saya baru tertarik membacanya setelah buku keduanya difilmkan. Betul, Insurgent. Baca lebih lanjut

Review Film: Insurgent

tris for insurgent

Tris in Insurgent – taken from http://www.usmagazine.com

 

Kegiatan saya hari ini lumayan santai. Enggak ada jadwal kuliah hari Jumat. Harusnya ada praktikum, cuma belum dimulai minggu ini.  Jadilah saya menyusun rencana kegiatan buat sehari.

Pagi dimulai dengan renang di Bengawan Sport (yang orang Solo biasanya tahu), pukul setengah delapan, selesai pukul sembilan. Satu setengah jam sudah termasuk mandi bilas, dll. Hehe. Selesai terus sarapan bareng 2 teman sekontrakan, lalu jreng … jreng … jreng … tidur -_-. Hoahm. Dasar emang saya. Kalau kelakuan kayak gini jangan dicontoh. Baca lebih lanjut

Saya Sedih [#2]

Good Post.

Andik Taufiq

Bismillaah

gambar sedih

Saya sedih bukan hanya karena semakin maraknya begal dan tindakan kriminal seolah para pelakunya kehilangan akal. Melainkan saya juga sedih ketika kehidupan sosial semakin sarat dengan emosional, orang-orang menjadi bebal, dan hukum pun semakin tidak dikenal.

Saya sedih bukan hanya karena banyak geng motor berulah, menjadi raja jalanan semena-mena tidak ada yang mencegah. Melainkan saya juga sedih ketika penegak hukum gengsinya tidak mau kalah, menjadi preman jalanan, tidak lagi mengayomi malah menimbulkan masalah.

Saya sedih bukan hanya karena banyak anak muda yang gemar tawuran, menganiaya, bahkan menghilangkan nyawa temannya. Melainkan saya juga sedih ketika banyak media mengulasnya padahal justru memberikan inspirasi yang nyata.

Saya sedih bukan hanya karena dollar semakin bergengsi, rupiah terdegradasi, ekonomi kita seakan mengalami delusi. Melainkan saya juga sedih ketika riba justru diwajibkan melalui asuransi, pembentukan harga selalu diintervensi, sehingga mekanisme pasar terdistorsi.

Saya sedih bukan hanya karena orang-orang kita banyak yang latah, batu akik dianggap…

Lihat pos aslinya 174 kata lagi

FF: Tepukan

I rewrite this creepy by my own word. I love this creepy very much, and often tell to my new friends to scare them. Funny, right?

***

Sepasang suami istri yang baru saja menikah berencana mendaki gunung. Mereka mengecek segala keperluan pendakian sekali lagi ketika sore menjelang. Mereka akan bermalam di sana, mendirikan tenda seperti para pendaki lain di basecamp pemberhentian. Baca lebih lanjut

My Favorite Food!

In this beginning post, I have to say sorry to BEC for my missed in the previous challenge. In this post, I’ll tell you about my Favorite Indonesian Food. I wrote it for EF Weekly Challenge. If you want to share your own, therefore you could follow BEC’s blog.

According to me, most of people find favorite cuisine from their parents. When you were child, your parents provide you much kinds of food. Then, your favorite food is the one that you want so often. The most delicious! Baca lebih lanjut

Cerpen: Kentungan

Oleh Umami

Bulan silih berganti. Hutang Gik kian bertambah. Nominalnya amat besar untuk ukuran orang yang tinggal di desa ini. Uang sebanyak itu bisa ia gunakan untuk membeli mobil idaman istrinya yang iklannya sering seliweran di televisi belakangan ini.

Awalnya, ia tak terlalu memedulikan hutang-hutang usaha mebelnya yang telah berjalan lebih dari tujuh tahun itu. Namun, laporan penjualan yang tidak sesuai target tiga-empat bulan berturut-turut; pemborong yang belum melunasi tagihan padahal furnitur sudah diangkut ke negara mereka (kebanyakan Belanda); Baca lebih lanjut

FF: Ngobrol

ghost

from google.

“Waktu itu pamanku mengalami kejadian yang sangat aneh. Dia melihat dirinya sendiri di kamar sedang membereskan barang-barang, termasuk buku-bukunya yang lupa ia kembalikan ke rak. Pamanku yang asli kebingungan. Ia menoleh, mencari seseorang selain dirinya sendiri. Sayangnya tidak ada. Tante dan sepupuku, Sinji, masih berada di rumahku.”

Baca lebih lanjut

Sebuah Grup Online yang Menginspirasi

kobimo

Dari mana kamu belajar menulis? Lebih spesifiknya, menulis fiksi? Jawabannya, tentu dari buku atau novel yang kita baca, atau dari tips menulis di internet.

Sebenarnya jawabannya bisa lebih baik dari itu. Dari mana kamu belajar menulis? Kenapa tidak kamu jawab, ‘Dari penulisnya langsung.’ Pasti akan terdengar sangat elegan 😀 . Nah, bagaimana bisa kita belajar menulis dari penulis buku secara langsung? Baca lebih lanjut