Review The Kill Order (Book #4 of The Maze Runner Series)

img-20161104-wa0002

The Kill Order – James Dashner

Sebelum masuk ke review, mari kita perjelas lagi. Novel The Kill Order ini adalah novel keempat dari seri The Maze Runner. Novel ini diberi label prekuel karena tidak berisi lanjutan dari ketiga novel sebelumnya, melainkan bercerita tentang kejadian sebelum kejadian di novel 1, 2, dan 3. Kita sebut saja novel ke 1, 2, dan 3 (The Maze Runner, The Scorch Trials, dan The Death Cure) sebagai trilogi, lalu novel ke 4 dan 5 (The Kill Order dan The Fever Code) sebagai prekuel.

Tokoh utama dalam The Kill Order berbeda dari seri The Maze Runner sebelumnya. Kalau di 1, 2, dan 3 tokoh utamanya adalah Thomas, dkk, di The Kill Order adalah Mark dan Trina yang diceritakan berusia belasan serta Alec seorang pria dewasa mantan tentara. Baca lebih lanjut

Review Matahari Tere Liye (Buku Ketiga Serial BUMI)

Novel MATAHARI, Tere Liye - Cushion by sayangbantal.

Novel MATAHARI, Tere Liye – Cushion by sayangbantal.

Sebenarnya novel Matahari karya Tere Liye ini launching pertama kali bulan Juli tahun ini. Saya ketinggalan hampir 3 bulan. Tapi, untungnya saya masih bisa merasakan euforia hebohnya serial BUMI ini. Sampai sekarang udah cetakan ke sekian (entahlah). Temen saya dapet novelnya cetakan ke 6 dan saya ke 2, padahal sama-sama terbit bulan agustus bukunya. Intinya novel Matahari ini sangat laris. Banyak sekali penggemar petualangan tiga remaja: Raib, Seli, dan Ali ini yang tidak sabar menunggu setahun untuk memenuhi rasa penasaran mereka pada kisah kelanjutannya.

Waktu dulu ambil BUMI di Gramed, tidak punya ekspetasi apa-apa. Yang saya pikirkan cuma pengen beli novelnya Tere Liye yang terbaru, dan dapetnya BUMI. Tertarik karena BUMI berbeda dari novel-novel Tere Liye yang lain yang dijejer di sebelahnya. Terutama karena sinopsisnya sangat berbau fantasi. Dan itulah yang membuat saya tanpa berpikir dua kali langsung melenggang ke mbak-mbak kasir. Baca lebih lanjut

Negeri yang Dihukum

‘…allahu akbar, allahu akbar, asyhaduanlaa ilaa ha illallaah!’

Bukan lagi kumandang azan. Azan tidak pernah seperti itu. Azan mestinya memerhatikan waktu. Tapi itu memang azan. Azan itu tidak menyuarakan kemenangan, tidak mengajak salat, dan tidak benar-benar memberi kesaksian atas Rasul mereka. Hampir setiap surau, musala, masjid, dan tempat-tempat ibadah lain yang jarang didatangi sedang menyuarakan azan secara bersamaan. Baca lebih lanjut

Apa Itu LD50? #Toksikologi

Google.

Sumber: Google.

Preface:

Sebenarnya postingan ini pernah saya publish di blog saya yang nebeng sama blog uns dalam rangka lomba blog pada bulan Februari 2016 kemarin. Waktu itu kasus tewasnya Wayan Mirna sedang ribut-ributnya, sehingga saya tertarik membahas hal tentang racun. Besok (5 Oktober 2016) adalah sidang yang ke 27 kalo gak salah. Maka saya pikir tidak ada salahnya saya posting ulang tulisan tentang toksikologi ini. Yah, meskipun di penghujung sidang ini masih terdapat perdebatan apakah Mirna terbunuh karena racun atau tidak, hanya Tuhan yang tahu. Saya masih menunggu keputusan hakim. Tentu akan menarik mendengar putusan yang disahkan untuk akhir dari rentetan sidang paling populer di sejarah acara sidang live di dalam negeri ini.

LD50 dalam Toksikologi.

Saya memperoleh materi toksikologi ini dari mata kuliah kimia lingkungan yang diampu oleh Prof. Sulistyo Saputro, Ph.D. Toksikologi sendiri dapat diartikan sebagai suatu ilmu tentang zat beracun. Sebagaimana yang telah kita tahu, semua yang berakhiran -logi berarti ilmu, sama seperti biologi, geologi, antropologi, dll.

Baca lebih lanjut

Giveaway: Free Triangulation

like foto ini di link ini: https://www.instagram.com/p/BK4ixxsA_ag

like foto ini di link ini: https://www.instagram.com/p/BK4ixxsA_ag

Ini bukan giveaway barang. Saya selenggarakan dalam rangka uang tahun kakak saya bulan Oktober, cewek, yang ke 25 tahun. Udah, gitu aja,  ;) Tanpa cas-ncis-ncus.

Free #TriangulationArt
Buat kamu atau temenmu yang lahir pas/setelah tanggal 1 Oktober.

Terms:
1. like foto di atas (via instagram), engga harus follow.
2. inbox ke saya lewat ig/wa foto kartu identitas ktp/sim/identitas lain punyamu/punya temenmu (kalo mau ikutin temenmu), gak harus full, yang penting kelihatan nama dan tanggal lahir, boleh sensor nomor identitas dan alamatnya.
3. deadline sebelum tanggal 5 Oktober 2016.

Tidak harus yang tanggal lahir bulan Oktober soalnya akan  saya bandingkan dengan semua kiriman dan dipilih yang paling dekat dengan 1 Oktober. Bagi November, Desember, Januari, dst boleh ikutan lho. Semua data transparan.

Hanya untuk 1 pemenang, kecuali jika sama tanggal lahirnya. Yuk, yang ikutan baru segelintir.

Contoh hasil desainnya: (NB: hasil yang akan saya berikan berupa file).

Review Novel Gerbang Dialog Danur – @Risa_Saraswati

Awalnya, yang membuat saya tertarik dengan novel ini adalah nama Risa Saraswati yang terpampang begitu besar di sampul. Saya tertarik pertama kali dengan sosok Risa, dulu, di acara tivi yang dipandu oleh host fenomenal Tukul. Orang biasa seperti saya tentu normal jika tertarik pada hal-hal mistis dan yang tidak banyak orang ketahui. Karena ‘dunia lain’ seolah seperti barang eksklusif yang hanya boleh ‘dinikmati’ orang-orang tertentu.

Setelah nama Risa sedikit terangkat–menurut saya–akibat tayangan tersebut, saya mencari lebih jauh tentangnya. Ternyata dia juga penyanyi di samping label indigo yang melekat pada dirinya (label yang membuatnya lebih dikenal orang dibanding musiknya sendiri). Baca lebih lanjut

Naik Level (Graduation)

Setelah 5 tahun terikat dengan Universitas Sebelas Maret, pada hari Sabtu (2 Sept 2016) beberapa waktu yang lalu saya resmi dilepas dengan bekal S.Pd.

Kuliah saya memang terbilang lama. Jika normalnya teman-teman seangkatan saya lulus bulan Desember tahun kemarin (2015), saya justru melenggang (dengan beberapa teman lain yang senasib) 9 bulan kemudian. Selayaknya bayi yang sedang dikandung dan mesti berjuang menuju kelahiran (9 bln), kami termotivasi melihat teman-teman yang telah diwisuda. Tapi perjuangan untuk menyusul tidak mudah. Butuh waktu berbulan-bulan hingga terbuka jalan menuju kelulusan.

Lulus lama tidak patut disesali. Harus tetap disyukuri karena bisa lulus. Beberapa orang bahkan harus mengalami masa-masa sulit untuk mengundurkan diri atau berpindah kampus gara-gara masa studinya hampir expired.

img-20160904-wa0041

Bersyukur kepada Allah.🙂

Baca lebih lanjut

Berlatih Jalan (Kembali)

Setelah operasi itu, selayaknya operasi yang lain, tubuh seseorang tentu memerlukan waktu untuk menyesuaikan agar kembali pada keadaan semula.

Drain belum boleh dilepas hingga hari ke lima, sementara untuk melangkah mesti dibantu dengan kruk. Dengan tangan kiri memegangi drain dan ketiak kanan menjepit kruk, saya mulai belajar perlahan untuk melangkah lagi.

Rasa nyeri sudah pasti belum bisa hilang dalam waktu cepat. Apalagi ketika digunakan untuk berjalan. Sebenarnya, seseorang yang baru lepas pen tidak perlu khawatir lagi dengan keadaan tulangnya karena tulang tersebut pasti sudah kuat. Mencoba beraktivitas normal diperbolehkan, asal kamu masih bisa mentolerir rasa nyerinya. Berikan batasan-batasan tersendiri untuk gerakan tertentu sehingga meskipun tidak akan menimbulkan masalah, setidaknya kamu tidak merasakan sakit atau nyeri. Baca lebih lanjut

Mensyukuri

Dulu ketika saya baru saja mengalami musibah kecelakaan itu dan merasa menjadi orang yang amat menderita, saya bertanya-tanya: Mengapa saya harus mengalami ini? Mengapa saya yang harus menanggung ini? Apa perbuatan di masa lalu yang membuat saya harus menerima hukuman seperti ini?

Menunggu, menunggu, lalu menunggu, jawabannya tidak kunjung datang. Hingga suatu hari ketika badan saya mulai tegap, mulai bisa melihat lagi keadaan di sekitar, saya merasa tidak menginginkan jawaban itu lagi. Jika jawaban atas pertanyaan itu memang ada, apakah lantas akan membuat saya puas begitu mengetahuinya? Saya rasa, jika jawaban itu benar-benar ada, saya akan menyesal karena telah mengetahui kebenarannya.

2013 - 20 th

kruk buat jalan, dan diriku.

Baca lebih lanjut

Operasi Lepas Pen Paha di RSUI Kustati Solo

Hari Selasa, 2 Agustus 2016 saya melakukan operasi lepas pen dari paha kiri. Pen itu terpasang cukup lama, kurang lebih 3 tahun semenjak kecelakaan bulan Agustus 2013. Menurut dokter, saya bisa melepasnya setelah 1 atau 2 tahun. Namun, karena boleh lebih dari 2 tahun, saya sengaja memilih waktunya ketika saya benar-benar terbebas dari urusan di kampus. Setelah terdaftar sebagai calon wisudawan bulan September tahun ini, saya memutuskan menunggunya dengan bed rest sejenak.


3 years ago…
Pada suatu malam Agustus 2013 di jalanan di kota Jepara, motor yang saya kendarai bertabrakan dengan motor lain dari arah berlawanan. Kecelakaan itu menyebabkan saya kehilangan kesadaran seketika. Atau jika saya memang tidak kehilangan kesadaran, kecelakaan itu menyebabkan saya kehilangan memori tentang kesadaran tsb. Sebab menurut keterangan warga yang menyaksikan, saya tidak sepenuhnya pingsan karena saat itu saya meronta. Kemudian seseorang mengaku melihat ada sepeda motor lain dari arah belakang saya tak bisa menghindari keberadaan saya di atas aspal sehingga terpaksa melindas kaki kiri saya. Mestinya itu terasa amat sakit tapi Allah sepertinya menghilangkan ingatan saya tentang hal itu. Dan orang yang menyebabkan kaki saya patah, dia melarikan diri.

Baca lebih lanjut