Review Novel Gelombang (Book 5 of Supernova) – @DeeLestari

Barangkali ini yang disebut dengan masterpiece, benak saya mengutarakan kalimat ini sesaat setelah membaca halaman akhir novel Gelombang lalu memandangi sampul depan berkali-kali.

Saya berani menyebut Windy Ariestanty atau Ika Natassa sebagai penulis-pengamat, Tere Liye sebagai penulis-perenung, sementara Dewi Lestari sebagai penulis-pemikir.

Saya tidak mengikuti seri Supernova secara runtut dari awal. Namun saya sempat nonton film Supernova: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh tahun 2015 (Baca Review Film Supernova). Terakhir kali saya baca karya Dewi Lestari (Dee Lestari) adalah rectoverso, kumpulan cerpen, (yang sekarang bukunya entah dibawa siapa). Lalu tiba-tiba disodorkan seri Supernova ke 5 Gelombang dan langsung membuat saya penasaran dengan kelanjutan kisahnya serta apa yang telah saya lewatkan selama ini.

2016-07-16 08.18.39

Gelombang – Dewi Lestari

Baca lebih lanjut

Resensi Novel Critical Eleven – @IkaNatassa

Kali ini saya akan meresensi atau mereview (bahasa kerennya) novel Ika Natassa yang berjudul Critical Eleven. Novel yang ada di tangan saya ini cukup spesial karena merupakan satu copy limited edition-nya dari 1.111 buku edisi pre-order (kabarnya ludes dalam 11 menit). It’s such a lucky number.

Kalau kamu udah tahu penulis novel ini, atau malah sudah baca semua novelnya, kamu pasti setuju jika saya bilang Ika Natassa selalu sukses dengan branding dan marketing bukunya. Terbukti dengan susah payahnya dapetin buku edisi pre-order ini, yang tentu saja hanya orang-orang dengan strategi dan koneksi internet oke yang bisa dapet, he. Baca lebih lanjut

Review Novel ‘The Architecture of Love’ (Ika Natassa)

idul fitri

Sebelumnya, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir batin jika dalam postingan-postingan atau dalam membalas komentar dan berkomentar di blog sodara-sodara saya melakukan kekhilafan.


The Architecture of Love – Ika Natassa.

Belajar dari tokoh Raia di novel ini saya dapat pemahaman bahwa karya seperti novel tidak lahir begitu saja. Sebuah novel lahir setelah melewati serangkaian kejadian yang bermakna. Dan dalam setiap kejadian itu kemampuan penulis dalam mengelola dan mengolah inspirasi merupakan hal unik yang berharga. Karena itu saya begitu menghargai dan mengapresiasi sebuah karya tulis seperti novel.

Dan rasanya amat lancang seorang pembaca mereview, menilai, dan mengungkap kekurangan suatu novel dari sudut pandangnya sendiri sementara telah begitu banyak hal yang telah dikerjakan penulis untuk membuat suatu karya. Baca lebih lanjut