Menambah Koleksi Baju Koko

Alhamdulillah, Subhanallah postingan Review Umami yang ini lebih religius. “Religius apaan? Ngomongin belanjaan baju koko kok religius. Hadits atau Quran baru religius.” *Dimarahin pak ustad* (-..-“).

Di bulan Ramadhan ini, orang-orang menjadi lebih berduit dibanding bulan-bulan biasa. Apa alasannya? Berbeda-beda. Ada yang sengaja mengalokasikan uang lebih untuk beragam keperluan yang hanya datang di bulan istimewa seperti saat ini. Ada yang sudah menganggarkan beberapa persen dari uang tabungan tapi tidak tahu entar mau diapakan (katanya sih buat jaga-jaga kalau ada keperluan mendadak). Ada juga yang punya rencana memakai uang lebih untuk dibagi pada keponakan-keponakan (pas idul fitri). Baca lebih lanjut

Iklan

Review Film MINIONS

Saya janjinya Senin mau nonton film ini. Bukan janji sih sebenernya, cuma rencana. Kalau rencananya kurang pas boleh direvisi, kan? (iya, kayak skripsi aja) :D. Jadinya nonton Selasa kemarin di Grand. Harga tiketnya 25rb.

IMG03175-20150623-0933

Kamu sudah nonton film ini? Sebagian besar kayaknya sudah (bagi penggemar film animasi) soalnya film ini tayang di Indonesia udah kemarin-kemarin, tanggal 17 Juni 2015. Sebelum di negeri kita, fim ini lebih dulu tayang di UK tanggal 10 Juni, sementara di US baru akan tayang tanggal 10 Juli 2015. Baca lebih lanjut

Review Film INSIDIOUS: Chapter 3

Have you watch this movie? Kalau belum, pantengin postingan ini. Kalau udah, ya udah baca aja 😀 .

Film Insidious: Chapter 3 ini adalah seri ke tiga dari Insidious. Yang pertama Insidious, yang kedua Insidious: Chapter 2. Serunya, film ini merupakan prekuel dari film 1 dan 2. Atau bisa dibilang, flash back, hampir mirip dengan The Woman In Black 2. Saya baru bisa menulis review ini seminggu kemudian setelah nonton, hihi, lazy. (Kalo gini terus ntar pembacanya ngambek). Baca lebih lanjut

EF #22: We Still Plan It!

A couple weeks ago, my friends and I planned to go to Banjarnegara (one of my friends hometown). Actually, we talked about it and planned  when we were on trip to Jatimalang beach, Purworejo. Almost of us tend to talk about ‘the next tour’ when we are at the end of the journey, right? Then we choose Banjarnegara as our next tour for next month (June) before Ramadhan.

When June came to us, we realized that our trip will be canceled because our classmate held a reception for her wedding party on 6 June. Then we stopped to think about that trip for awhile.

Yesterday I mentioned our failed trip to discuss, then we got the best time so far. We will go there after Eid (July or August).

According to my friend, these are our list to do when we succeed to reach Banjarnegara:

1. Eat: I forget what my friend said about kind of foods in Banjarnegara. I just hear he talk about all of delicious food I have to taste. The only one that I remember was Dawet Ayu. This is the kind of original beverages from Banjarnegara. I’m sure you have tasted it. You can find it not only in Banjarnegara but also in your city, right? Because Dawet Ayu is famous in our life, haha.

2. Visit Place: I imagine to get myself at Sikunir and Telaga Warna. Although my friend offered us so many places to visit, my wish just point to that two places. It just because last year, when I was in bed for recovery, my friends shared photos in Telaga Warna on their facebooks whereas I only could watched it and didn’t get invitation from them. Poor am I.

View from Sikunir - Picture was taken from Om Cumi.

View from Sikunir – Picture was taken from Om Cumi.

I hope this time our plan work better. I don’t want to be a planning-person because I’m not good on wasting-time-for-daydream.

This is for Weekly EF Challenge: Failed Holiday You Wish To Do It. Make your own!

I’ve Got to Go There!

Sebenarnya ide tulisan ini agak dipengaruhi efek menonton Race MotoGP di Trans7. Saya bukan penggemar fanatik MotoGP. Hanya saja saya sangat suka menonton race, terutama ini, MotoGP. Di MotoGP, saya menjagokan Marc Marquez yang bisa dibilang anak baru dan labil sementara yang lain kebanyakan nge-fans sama Valentino Rossi (bahkan mungkin termasuk kamu, ya kan?).

Race di sirkuit Mugello, Italy kemarin benar-benar membuat saya kecewa. Kecewa gara-gara Marc start di posisi 13. Memang sedikit terbayarkan ketika dia dengan sekuat tenaga akhirnya menempati posisi kedua, di belakang Lorenzo hingga lap ke sekian. Namun, pada lap ke 18 tiba-tiba tubuhnya melorot dari motor dan terjatuh. Aduh! Karena keseringan membuat kejutan seperti ini, saya menjulukinya pembalap labil, orangnya, juga terkadang motornya. Kelihatan sekali kalau Marc adalah pembalap yang ambisius dan terburu-buru, tidak seperti Rossi yang memang sudah di atas angin. Naiknya Rossi ke podium di posisi ketiga setelah Andrea Ianonne (Ducati) kemarin merupakan berkat jatuhnya Marc si Baby Alien yang labil. Pasti (lagi-lagi) di berita, Marc akan menyalahkan bannya, haha.

Baca lebih lanjut