Review Novel Hujan – Tere Liye

Sedikit Sinopsis:
Novel Hujan bercerita tentang seorang gadis bernama Lail yang ingin melupakan memori menyakitkannya. Setting berada pada tahun 2050an. Teknologi sudah maju. Teknologi itu mampu memodifikasi pikiran manusia, seperti menghapus memori dan mengkloning otak. Itulah yang hendak dilakukan Lail. Ia ingin menghapus memori menyakitkan dari otaknya tentang seorang laki-laki yang amat ia cintai.

Membaca judul dan melihat nama pengarangnya, banyak orang yang akan menebak bahwa ini adalah novel percintaan atau romansa. Betul. Tebakan ini jarang keliru karena kebanyakan novel Tere Liye berkisah tentang cinta. Baca lebih lanjut

Posting Maret: BALI 2DAY

Pas baca judul jangan kira saya sedang jalan-jalan ke Bali selama dua hari. Bukan. Ini hanya postingan pertama saya di bulan Maret 2016. Rasanya udah lama sekali gak buka wordpress.

Pertengahan bulan Januari-Februari lalu saya sibuk mengerjakan blog lain yang domainnya nebeng sama uns.ac.id. Saya ikut kompetisi lagi, semoga menang. Tahun 2014 saya sempet menang pada even yang sama. Namun kali ini pesaingnya lebih banyak, banyak anak-anak baru yang ide-idenya fresh (saya berasa tua aja). Tapi saya akui kalau saya memang udah ‘tua’ kok (untuk berada di kampus ini).

Kejadian beberapa waktu lalu sedikit menohok saya. Waktu itu sore, saya mengikuti pelatihan blog, namanya EduBlog. Pesertanya tidak dibatasi, yang penting masih mahasiswa UNS. EduBlog ini dijadwalkan beberapa hari dan saya kebagian gelombang 3. Pembagian gelombang ini untuk mengefektifkan proses belajarnya, selain karena memang jumlah komputer di lab. pusat UNS tidak terlalu banyak dan karena tiap hari mentornya cuma satu. Baca lebih lanjut

Review Novel SHIVER Beku (Maggie Stiefvater)

Pertama kali lihat sampul novel ini, kesan saya adalah manis. elegan. dan romantis. Suatu hari ada seorang gadis rambut pirang yang jatuh hati pada serigala berbulu putih dengan mata kuning, di sebuah tempat bersalju yang sangat dingin. Salut buat ilustrator GPU, Martin Dima yang bikin versi sampul Indonesia-nya dengan sangat apik.

2016-01-17 18.56.27

Novel Shiver – Beku ini merupakan buku pertama dari trilogi The Wolves of Mercy Falls yang meraih banyak nominasi dan beberapa penghargaan pada debutnya di tahun 2009. Novel yang saya baca merupakan terjemahan Caecilia DP cetakan pertama bulan September 2010. Awalnya saya kira Maggie adalah penulis yang bukan berasal dari U.S lantaran nama belakangnya yang sulit diucapkan dan membuat saya membayangkan negara lain di kutub sana. Baca lebih lanjut

Review Novel ‘Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin’

Ketemu lagi (lagi-lagi) dengan penulis novel ini: Tere Liye. Jangan bosan-bosan ya. Kalo bosan makanya kasih saya novel kamu buat di-review, 😀 .

Judul novel ini: Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin.
Penulis: Tere Liye
Tebal: 264 halaman
Penerbit: GPU, Cetakan kedua Oktober 2010
Ratings: Me 3 of 5. Goodreads 3.92.

To be honest, saya tipe orang yang mudah mundur gara-gara kesan pertama kurang enak dari sebuah novel. Itu yang terjadi waktu saya baca novel Tere Liye ini. Dulu banget, pas masih baru novelnya. Novel ini kesimpen bersama novel lain yang belum saya baca di rumah. Lama setelah saya memutuskan untuk tidak membacanya, banyak teman-teman yang nanya sama saya, punya novel Tere Liye apa aja. FYI, anak-anak muda yang sedang masa cinta-cintaan dan doyan baca, pasti tahu Tere Liye. Mereka ibaratkan Tere Liye ini dokter cintanya anak muda. Lihatlah kutipan-kutipan yang dibuat penulis terkenal ini di jagat maya. Kece deh pokoknya.

Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin - Tere Liye

Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin – Tere Liye

Baca lebih lanjut

Review Novel RINDU – Tere Liye

Hello from the other side!

Saya masih di sini. Masih jadi mahasiswa semester akhir. Ternyata jadi tua itu rasanya seperti ini ya? (*yang lebih tua siapin golok*) 😀 . Update dulu tentang perjalanan pendidikan daku yang berliku ini. Saya semester 9 (enggak perlu malu). Udah enggak kuliah. Kerjaannya ya revisi. Tanggal 4 Januari 2016 saya mau ujian seminar hasil penelitian kimia saya. Itu belum ujian akhir/pendadaran. Masih on going pendadarannya. Pengennya sih ikut wisuda bulan Maret 2016. Semoga, ya. Doakan dong. (Btw, hampir 5 tahun saya kuliah S1 ini. Kalo ibarat anak SD kelas 1, sekarang mau naik kelas 6. Yang dulu ingusan sekarang udah cinta-cintaan)

By the way, this time I’ll tell you about a book from Tere Liye, judulnya Rindu.

novel rindu tere liye

RINDU – Tere Liye

Baca lebih lanjut

Review Novel The Death Cure (#3 of Maze Runner Trilogy)

Hai, November. Bulan ketika hujan dirindukan. Terutama akhir-akhir ini.

The Death Cure, novel yang ditulis oleh James Dashner ini merupakan bacaan ke 14 saya di tahun 2015. Setelah film kedua serial Maze Runner muncul bulan Oktober kemarin (The Scorch Trials), saya langsung kepengin baca buku ketiga dari trilogi ini.

Baca review saya: Review The Scorch Trials (Book 2 of The Maze Runner)

Sebagai novel pamungkas dari trilogi The Maze Runner, James Dashner seolah mati-matian mengerahkan keahliannya membingkai cerita dengan rasa full adventure di novel ini. Saya pernah menyebut kalau The Maze Runner Series merupakan novel pentalogi, ternyata keliru. Yang benar trilogi. Dua novel yang keluar setelah buku ketiga (The Death Cure) merupakan prekuel dari The Maze Runner Series. Baca lebih lanjut

Review #AboutLove Tere Liye (Bukan Novel)

Kata pengantar di awal:

Sehubungan dengan kegiatan PPL saya untuk 2,5 bulan ke depan Insya Allah, jadi agak jarang buka blog. Pagi ke sekolah, pulang siang, malem ngerjain tugas akhir, nge-blog-nya jadi terbengkalai. Maafkan daku kalo ada komen-komen yang belum approve, atau komen yang belum berbalas. Dan jangan terlalu merindukan daku. Kalo punya waktu yang luang pasti nengok tulisan-tulisan teman kok. Dengan begitu hubungan ini akan tetap terjalin selamanya. #Eah. 🙂

Beberapa waktu yang lalu, di sela-sela nunggu pergantian jam mengajar di Lab. Biologi saya membaca buku-nya Tere Liye berjudul #AboutLove. Ini adalah buku kumpulan kutipan Tere Liye yang disajikan dalam bentuk desain berwarna tiap lembar. Dari banyak kutipan itu, ada yang mengingatkan saya pada tulisan Tere Liye di novel atau kumcernya. Usut diusut, ternyata kutipan itu memang mencomot dari karya-karya dia yang sudah terbit. Kutipan-kutipan ini berbicara tentang Cinta. Baca lebih lanjut

Hoegeng: Oase di Tengah Keringnya Penegakan Hukum di Indonesia

Buku autobiografi pertama yang saya baca di tahun 2015. Menarik dari segi inspirasi. Diceritakan dengan gaya sejarah yang tidak harus runtut tapi berhasil mengisahkan tentang kepribadian Pak Hoegeng sebagai polisi sekaligus Kapolri ke 5 yang pernah menjabat di Indonesia.

2015-08-28 09.02.58Dari Hoegeng: Oase di Tengah Keringnya Penegakan Hukum di Indonesia ini saya jadi tahu tentang beberapa hal berkaitan dengan peraturan republik ini yang ternyata berasal dari usulan Pak Hoegeng. Peraturan wajib pakai helm yang sampai sekarang masih berlaku. Lalu penghitungan harta kekayaan pejabat ternyata lebih dulu dilakukan di lingkungan pejabat kepolisian pada masa Pak Hoegeng dan diadaptasi untuk pejabat jaman sekarang. Baca lebih lanjut

“I’m Proud To Be Me” Sebuah Antologi

Selamat membaca lagi. Kali ini di bulan Agustus. Bulan agustus buat saya terasa menggembirakan. Karena: (1) jadi tahun ajaran baru; (2) jadi bulan syukuran nasional; (3) jadi bulan kompetisi (tentu saja akan banyak sekali lembaga yang menyelanggarakannya kan, siap-siap amunisi saja); dan (4) jadi bulan kelahiran bapak saya.

Beberapa waktu lalu, waktu liburan lebaran, saya mendapati buku berjudul ‘I’m Proud To Be Me’ ini di tumpukan novel-novel. Buku ini sudah tiba di rumah bulan april lalu kalau gak salah. Ini merupakan sebuah antologi bonus dari de TEENS (penerbit anakan dari divapress). Saya kurang tahu apakah buku ini bisa diperoleh di toko buku, sebab sepertinya dicetak terbatas.

I’m Proud To Be Me ini berisi 27 cerpen yang ditulis oleh remaja (usia 15-22), yang telah diseleksi oleh juri dalam event #Rebel withACause yang diselenggarakan oleh @KampusFiksi (divapress) di tahun 2014, diumumkan nomine-nya akhir mei 2014, dan terbit bulan maret 2015. Sayangnya informasi tentang itu sudah tidak termuat di website resmi divapress. Beberapa postingan lama memang kayaknya udah diarsipkan dan tidak di-publish atau visibility-nya sudah bukan buat public. Baca lebih lanjut

Review Novel ‘BULAN’ (Tere Liye)

novel bulan tere liye

Novel BULAN – Tere Liye

Ini buku ke 9 dari Tere Liye yang saya baca setelah ‘Ayahku (Bukan) Pembohong’. Judul novel ini BULAN, seri kedua dari trilogi BUMI. Di halaman terakhir buku ini sudah ditulis, buku ketiga MATAHARI akan rilis tahun 2016. Trilogi ini merupakan novel fantasi anak-anak sebenarnya. Namun gaya penceritaannya tentu saja nyastra, seperti kata bos divapress. Pilihan kata-katanya khas tere liye banget, bukan gayanya anak muda. Baca lebih lanjut