Dikenang Karena Tulisan

Kamu mungkin jarang merasakan kehilangan seseorang jika seseorang itu bahkan tidak pernah kau temui secara langsung. Namun, bagaimana jika seseorang itu adalah salah satu yang membuat sesuatu untuk kau nikmati?

Percayalah… Jika sesuatu-yang-kau-nikmati itu tiba-tiba berhenti menghampirimu, kau akan bertanya-tanya: Kemana dia? Kemana orang yang selalu membuat itu? Kau baru merasa kehilangan meski kau bahkan tidak pernah bertemu dengannya. Namun, tulisan-tulisan yang dia tulis…, bukankah itu cukup sebagai representasi dari ketiadaan fisik seseorang?

Kau bisa menangkap perasaan seseorang lewat tulisan. Meskipun kadang tulisan itu bisa jadi berupa kebohongan atau fiktif, kau tahu bahwa itu tetap ditulis oleh seseorang, bukan?

Ini tentang seorang teman yang menulis di blog. Saya bahkan tidak pernah sekalipun menyebut nama aslinya setiap kali berbalas komentar karena ia selalu membawa nama aliasnya, yaitu Shiq4.

Belakangan saya baru tahu bahwa Shiq4 adalah Muhammad Liudin, yang pada tanggal 15 Juli 2018 lalu meninggalkan kefanaan tempat kita bernaung ini untuk selama-lamanya.

Mas Shiqa, saya menyebutnya, adalah sosok bloger yang patut diteladani. Dia adalah tipe bloger yang gigih dalam menulis seuatu. Dia mengajarkan berbagai teknik menulis, khususnya teknik yang memang benar-benar dibutuhkan oleh bloger. Maka tidak heran kolom komentar postingnya selalu banjir komentar. Dan yang membuat saya semakin respek padanya, dia sering memberi komentar pada posting yang saya tulis. Padahal jika dibandingkan, saya bukan bloger yang sepopuler dirinya.

Komentar pertama mas Shiqa kalau tidak salah pada bulan Februari 2015, dan yang terakhir pada November 2017. Kurang lebih hampir 3 tahun. Jika itu sebuah pertemanan di dunia nyata, tentu saya dan dia sudah jadi teman akrab.

Pertama

Terakhir


Saya dulu sempat berharap bisa bertemu dengannya. Namun, ini adalah akhirnya.

Jika membaca tulisannya, ketika kamu tahu penulis sudah tiada, kau akan merasakan sesuatu yang lebih dalam.

Terima kasih mas Shiqa, Muhammad Liudin, atas waktu yang kau dedikasikan untuk membagikan hidupmu dengan kami. Semoga Allah menggantinya di akhirat.


This #Shiq4Project will be printed in a book by obrolin.

Iklan

7 respons untuk โ€˜Dikenang Karena Tulisanโ€™

  1. adhyasahib berkata:

    oh ya ampun saya baru tau berita ini, mas Shiq4 juga sering banget coment di setiap tulisan saya, dan dia juga rajin bnget nulis di blog nya ya g mana setiap tulisannya selalu sangat informatif, semoga dia di berikan tempat yg terbaik disana,amin,selamat jalan Shiq4๐Ÿ˜ข

    Disukai oleh 1 orang

  2. Desfortin berkata:

    Sy mkin merasakan emosi yg mendalam ttg seorang shiq4. Sdh 3 org yg sy bca postingannya yg skilas mmbhas seorang shiq4: Mbak Nur, Susleni, dan Rizza Umami. Sy sendiripun minggu lalu ikutan mmbhasnya

    Yg Mas Rizza tulis d atas bnar adanya. Entahlah bg yang lain, klau bg sy, saat bca tulisan tmn yg sdh “pergi slmanya” ad perasaan yg sngat menyentuh d relung hati saya, aplgi klau ybs kpergiannya blm bgtu lama. Mksh Mas Rizza, hrpan Mas Shiq4 utk dikenang sbgai org baik mkin terwujud. Tdk sdikit org yg mengenangnya.

    Disukai oleh 1 orang

  3. Ilham berkata:

    Saya belum sempet kenal ๐Ÿ˜ฆ saya baru mampir dan baca-baca tulisannya saat beliau sudah almarhum, sampe detik ini saya masih bacain tulisan darinya yg sangat bermanfaat. Semoga Allah menempatkan almarhum di tempat terbaik, aaaammmmiiiinnnn.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.