Review Novel: Domba Berbulu Serigala oleh Rree

Dibuka dengan prolog yang menegangkan, novel ini berhasil mengaduk-aduk rasa penasaran saya sampai akhir. Saya selalu bertanya kejutan apa lagi yang akan dibuat atau dialami tokoh utama.

Novel ini bercerita tentang kehidupan sekolah Robin, cewek SMA yang memilih untuk tidak berteman dengan siapapun gara-gara image buruk yang melekat padanya. Anak-anak di sekolah memandangnya ngeri dan beberapa menganggapnya rendah. Citra ini datang dari anggapan bahwa Robin pasti tidak beda jauh dengan dua sepupunya yang terkenal sebagai bajingan di kampus.

‘Domba Berbulu Serigala’ ini bukan novel teenlit meski tokoh utama masih berusia belasan. Sang penulis, Reza Ramada (atau kita sebut saja Rree) memasukkan novelnya ke dalam genre Politic-School. Sebenarnya ini genre yang baru buat saya, namun tidak begitu asing sebab ada rasa suspense dalam tiap babnya dengan kadar yang wajar.

Jika di genre teenlit kamu sering menemukan cinta remaja, di sini tidak. Fokus dari novel ini adalah intrik. Saya membayangkan Rree menuangkan gambaran manuver politik kotor dari dunia nyata ke dalam bentuk dan lingkup yang lebih mudah kita pahami: sekolah.

Detail Buku
Judul: Domba Berbulu Serigala
Penulis: Rree
Tebal: 178
Penerbit, Tahun Terbit: Aura Publishing, Maret 2017.

Sinopsis/Blurb

Hmmm, singkatnya, aku punya dua sepupu, kembar, yang tingkahnya kelewat usil nan brengsek dan merajalela di kampusnya. Kau lihat mereka? Cara mereka, cara orang-orang memandangku? Tidak jauh berbeda dengan bagaimana mereka memandang kedua sepupuku: takut, marah, dan jijik. Berita baiknya, aku sekolah di tempat yang penuh dengan bully yang tak sedikit punya dendam atau sekadar iseng mencari masalah dengan sepupu kembarku; dan tak sekali dua kali aku merasa mereka akan melampiaskannya padaku. Jadi kau harus mengerti kenapa aku harus berpura-pura bertingkah seperti bajingan seperti ini, kan? Selamat datang di kehidupan politik anak SMA.


Logika Cerita

Hubungan sebab akibat yang terdapat dalam novel ini cukup unik bagi saya. Respons tokoh terhadap sikap tokoh lain disajikan dengan rapi, tidak terlihat berlebihan dengan bingkai politik versi anak sekolah. Politik yang saya maksud di sini bukan seperti bayangan kebanyakan orang: kebijakan, kampanye, atau partai. Politik di sini lebih kepada bagaimana memposisikan diri, menonjolkan status, dan meraih pengaruh di antara anak-anak lain.

Setting yang dipakai di novel ini agaknya jarang atau bahkan mungkin tidak ada di Indonesia, terutama di zaman sekarang karena sekolah ini benar-benar penuh dengan bully, baik fisik maupun mental. Dan hukum di sekolah terlihat sangat lemah sekalipun penulis sudah menjelaskan alasannya sehingga kamu boleh menyebut settingnya sebagai pseudo.

Karakter

Diceritakan dari sudut pandang orang ketiga namun kita akan lebih sering membaca solilokui Robin dibanding narasi orang ketiga.

Beberapa tokoh dalam novel ini:
Robin: cewek ‘Domba Berbulu Serigala’ yang terpaksa berlindung di balik image buruknya.
Alissa: cewek yang menjadi teman sekamar Robin di asrama sekolah.
Marista: teman Alissa?
Rama: presiden siswa di sekolah Robin
Nosa: sepupu Rama, preman sekolah
Deni dan Deri: sepupu Robin, preman kampus.

Konflik

Konflik yang dialami oleh Robin cukup rumit dan berat karena harus dia hadapi seorang diri. Saya kerap berpikir bagaimana cewek ini akan menempatkan dirinya setiap kali masalah datang, sementara dia sendiri sebenarnya lemah.

Lihat itu? Aku benar-benar seperti ratu saat ini. Jujur aku sedikit menyukainya. Kurasa apa yang terjadi pagi ini masih punya dampak yang menyenangkan. Otak mereka sudah tercuci dan sekarang mereka mengiria aku adalah karnivora paling atas di sistem rantai makanan. (hal 28)

Itu adalah sepenggal solilokui Robin. Kira-kira seperti itulah isi pikiran setiap tokoh, berusaha menjadi yang paling dominan dengan caranya masing-masing. Barangkali kamu akan terkejut ketika mulai memahami konflik besar yang bahkan terjadi hanya di sebuah SMA saja.

Kelebihan dan Kekurangan

Saya menyukai gaya bercerita Rree, sangat enak diikuti dengan diksi yang beragam, ide cerita yang fresh, karakter tokoh kuat, dan konflik yang dinamis. Sayang novel ini tidak diedit dengan baik. Beberapa hal seperti penggunaan tanda baca dan spasi antarparagraf yang kurang pas masih terdapat di beberapa bab.

After all, novel ‘Domba Berbulu Serigala’ ini cocok buat kamu penggemar intrik dan suspense. Tidak terlalu tebal dan mungkin kamu bisa menyelesaikan baca kurang dari 2 hari seperti saya.

Dan, YA. Kamu bisa memesan novel ini dari pengarangnya langsung lewat surel ramandarree@gmail.com dan sebentar lagi juga bakal nongol di bukupedia.com.

Iklan

12 thoughts on “Review Novel: Domba Berbulu Serigala oleh Rree

  1. shiq4 berkata:

    Kayaknya bagus nih buat pembelajaran remaja. Soalnyaemang sulit klo udah sering dianggap seperti yg tidak seharusnya sehingga seolah membunuh karakter secara tidak sengaja.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s