REVIEW Captain America: Civil War

Captain America: Civil War merupakan film pertama dari deretan supermovies yang saya tonton tahun ini (Deadpool sama Batman-Superman enggak saya nonton karena kurang tertarik). Saya nontonnya yang murah aja, bukan Premiere, bisa dapet 30rb di XXI Solo Paragon, hari Rabu (27 April) kemarin. Film Captain America ini berbeda dari 2 film sebelumnya, yaitu Captain America: The First Avenger (2011) dan Captain America: The Winter Soldier (2014).

'Captain America' (Made by CorelDRAW X5).

‘Captain America’ (Made using CorelDRAW X5).

Bedanya adalah lebih banyak karakter tokoh superhero Marvel yang dihadirkan di film ini, antara lain semua Avengers selain Hulk dan Thor, ditambah pendatang: Ant-Man, Spider-Man, dan Black Panther.

Komentar saya sebagai pembuka review ini: “Gaya bertarung antarsuperhero yang sangat menghibur sekali!”

Details
Captain America: Civil War
Genre : Action, Adventure, Sci-fi
Produser : Kevin Feige
Sutradara : Anthony Russo, Joe Russo
Penulis : Christopher Markus, Stephen Mcfeely
Produksi : Walt Disney Pictures
Duration: 147 minutes
Category: 13+
Ratings: IMDB 8.7

Sinopsis:
(contain a few of spoiler, sorry)

Bisa dibilang Captain America: Civil War ini bercerita tentang kesibukan tokoh Avengers setelah film The Avengers: Age of Ultron (Baca: Review The Avengers: Age of Ultron). Hanya saja tanpa melibatkan Hulk dan Thor (yang dalam episode ini diceritakan menghilang setelah Ultron dikalahkan).

Film ini dibuka dengan perkelahian para Avengers (Captain America, Scarlett Witch, Black Widow, dan Falcon) melawan Crossbones (mantan SHIELD) dan pasukannya yang hendak mencuri senjata biologis di Lagos, Nigeria. Perkelahian itu menyebabkan beberapa warga sipil tewas.

Kejadian ini menjadi sorotan publik dan pemerintah. Keberadaan Avengers dianggap menjadi ancaman tersendiri bagi rakyat sipil. Mungkin karena kejahatan memang cenderunglebih dekat kepada orang-orang super (versi Vision). Para Avengers tidak berada di bawah dewan keamanan pemerintah yang jelas. Yang semestinya berada di Amerika Serikat, Avengers justru ‘seenaknya’ beroperasi di negara-negara lain. Dan itu dianggap menyalahi batas wilayah antarnegara.

Para keluarga korban hasil perang Avengers sebelumnya merasa diperlakukan tidak adil. Meski misi Avengers adalah menyelamatkan banyak orang dari bahaya yang disebabkan oleh musuh, pihak yang kehilangan anggota keluarga mereka tetap saja memiliki dendam tersendiri lantaran para Avengers seolah selalu pergi melenggang begitu saja setelah menyelesaikan urusannya tanpa peduli dengan dampak yang mereka tinggalkan di belakang.

Hal tersebut yang membuat beberapa negara sepakat Avengers di bawah dewan keamanan PBB dan hanya akan bergerak jika diperlukan serta harus menghormati batas-batas wilayah negara.

Perjanjian negara itu yang membuat perpecahan di dalam Avengers. Iron Man (Tony Stark), Black Widow (Natasha Romanoff), dan Vision setuju dengan perjanjian tersebut sementara Captain America, Falcon, dan Scarlett Witch (Wanda) merasa bahwa Avengers harus berdiri sendiri.

Konflik muncul ketika terjadi pengeboman di lokasi konferensi yang dihadiri oleh Natasha (Black Widow), menyebabkan raja Wakanda meninggal. Kalau kalian masih inget, Wakanda adalah tempat dikembangkannya material vibranium yang dulu digunakan untuk membuat tameng Captain America.

Serangan bom itu diisukan dilakukan oleh Bucky Barnes (Winter Soldier), sahabat Captain America. Pemerintah memburunya, termasuk Iron Man. Namun Captain America percaya bahwa Bucky bukan pelakunya.

Konflik ini berujung pada pertarungan dua kubu, antara Captain America (dibantu Falcon, Scarlett Witch, Ant-Man, termasuk Bucky juga Hawkeye yang sengaja datang untuk mendukung Captain America) melawan Iron Man (dibantu dengan Rhodes (War Machine), Natasha, Vision, dan Spider-Man, serta Black Panther yang dendam pada Bucky karena ayahnya (Raja Wakanda) meninggal saat pengeboman.

Konflik semakin rumit ketika Iron Man sakit hati setelah tahu penyebab sebenarnya kematian kedua orangtuanya sementara Captain America yang tahu sedari dulu sengaja tidak pernah memberitahunya.

Sebenarnya konflik antara dua kubu ini diskenario oleh Zemo, yang punya dendam pribadi gara-gara kematian keluarganya ketika perang di The Avengers 2: Age of Ultron.

***

Sinopsisnya kepanjangan ya? Nonton sendiri ya kalau belum nonton. Atau kalau mau nonton lagi dan kamu memang kebetulan penggemar film Marvel, tidak ada ruginya kok.

Bagian yang paling saya ingat dan saya suka dari film ini adalah adegan perkelahian Black Widow di awal film, kejar-kejaran Black Panther dengan Bucky dan Captain America, perkelahian antara Iron Man melawan Captain America dan Bucky di akhir film, perkelahian besar dua kubu, dan cara Scarlett Witch mendorong Vision ke dalam bumi, serta gaya konyolnya Ant-Man dan Spider-Man.

Kalau kamu terlanjur menggemari Avengers, rugi kalau tidak nonton sekarang. Jangan nunggu banyak spoiler, nanti nyesel.

Sebenarnya dari Avengers yang paling saya kagumi adalah kekuatan Thor dan Scarlett Witch. Tapi sayang ga ada Thor. Dan rasa penasaran saya terbayarkan ketika melihat Ant-Man dan Spider-Man (dioerankan oleh Tom Holland).

Bila ada yang tanya di mana Ray Sahetapy. Sebenarnya Ray main di film ini, tapi didepak oleh sutradaranya karena membuat jalan cerita jadi aneh (menurut test audience). Info lengkap silakan baca di berita gosip.

Jangan sampai enggak nonton bagian akhir film setelah credit (after credit scene). Di film ini ada 2 post credit scene yang kudu kalian tonton. Yang pertama tentang Captain America dan Black Panther dan yang kedua tentang Spider-Man, sebagai pengantar film Spider-Man Homecoming yang entah akan tayang kapan.

Pesan moral film, ‘Memaafkan kesalahan orang lain di masa lalu adalah perbuatan yang sangat mulia.’

Di film ini Stan Lee kembali hadir sebagai cameo. Sebagai apa? Cari tahu sendiri ya? Hehe.

Iklan

30 thoughts on “REVIEW Captain America: Civil War

  1. ade_jhr berkata:

    Spider man kocak.. Tp filmnya bikin ngantuk bahkan hampir ketiduran 😄 bagus di awal aja bagian black widow.. Jd ak ngak sampai selesai pas yang ada spiderman itu ak keluar..

    Suka

  2. febridwicahya berkata:

    Eng… aku nggak mengikuti film superhero ._. wkwkwk tapi spoilernya, katanya si captain amerika ini mati? iya nggak sih? eh, gimana-gimana? wkwk temen-temenku kalau cerita dikampus spoiler semua -_- aku padahal nggak ngerti juga wkwkwk

    yang 2 post credit scene itu, banyak orang yang ketipu ya :p wkkw sampai akhirnya mereka kembali duduk pas baru tau ada 2 post credit scene itu 😀

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s